Ketika menerima cobaan ‘keterpurukan’.

Sebagai manusia yang masih tinggal dibumi pasti pernah mengalami cobaan berkali2.

Sedikit cerita :

Semua orang tentu mempunyai cita-cita yang tinggi tapi tidak selalu cita2 itu yang kita impikan kita dapat memperolehnya dengan mulus. Setalah selesai SMK saya mempunyai cita-cita yang sangat tinggi, ingin seperti pak habibi, ingin kuliah di universitas ternama bahkan kuliah dinegeri orang. sudah banyak usaha, dan doa sudah saya kerjakan. mulai dari belajar setiap hari, berdoa sampai akhirnya mengikuti testnya. tapi hasilnya nihilll, hmmmheehhh menghela nafas dengan rasa kecewa yang mendalam. kemudian saya masuk PABTI UM kebetulan pernah ikut lomba di kampus tersebut jadi agak mendapat potongan. setelah setahun berjalan kemudian saya ikut pendaftaran kembali, saya sangat berharap sekali, tapi hasilnya tetap nihill, hati saya sangat menangis sekali, kemudian saya segera mencari masjid untuk melaksanakan sholat setelah sholat saya puas2kan untuk menangis diahadapan Allah, kemudian saya lanjutkan membaca ayat2 Al-qur’an, sambil menangis sampai hati saya merasa dingin, disaat itulah saya mulai berfikir apa kesalahan saya selama ini, memang semua tidak bolel disandarkan pada mahluk dan duniawi. Hanya satu sandaran yaitu Allah. Pasti Allah setiap tindakan yang disertai mencari Ridlo Allah pasti mendapatkan pahala. Dari itu semua saya dapat manfaat dan hikmah dari keterpurukan. sehingga sekarang saya semakin kuat bersandar kepada Allah dan selalu melihat diri sendiri.

Advertisements

Jangan kembalikan apa yang telah kamu pinjam dari ku.

Allah maha kaya, maha adil, rizki orang sudah ada yang mengatur.

Segala puji bagi Allah tuhan semesta allam, yang telah memberikan rizki cukup kepadaku.

Sungguh senang jika saya bisa membantu sekitar saya dengan apa yang telah Allah karuniakan kepadaku, tapi itu hanya titipan yang kapan saja bisa diambil. Jika saya sudah merasa cukup dengan apa yang telah saya miliki maka dari itu saya cukup puas untuk memberikan yang telah orang lain pinjam (hutang) dari saya.