Kenapa harus berbohong kalau jujur tidak masalah ?

Jujur.

Sesuatu yang sulit bagi yang tidak biasa, tapi sangat mudah dan membuat beban menghilang bagi orang yang sudah membiasakan.

dengan jujur mungkin akan sangat beresiko tapi itu sehat karena tidak ada beban yang di tanggung, masalah bisa langsung selesai walaupun awalnya beresiko, tapi dengan begitu masalah akan cepat selesai.

banyak sekali pengalaman pribadi akibat kejujuran justru masalah menjadi cepat selesai dan resiko yang tidak-tidak kita bayangkan justru jauh lebih baik dari yang kita pikirkan.

contoh pengalaman pribadi:
Ketika masih SMK saya tidak masuk sekolah pada bulan puasa karena ketiduran ketika waktu itu saya ditanya sama wali kelas saya tapi saya menjawab saja bahwa saya ketiduran, justru wali kelas saya diam seribu bahasa.

sebenarnya masih banyak cerita pribadi tapi berhubung sudah terlalu cerita terukir, menjadi cerita lama terkubur dalam memori otak ini.

pesan untuk diri sendiri teruslah jujur dalam segala tindakan, walau sulit, berbohong diperbolehkan dalam keadaan lebih baik berbohong daripada jujur alam tanda kutip.

cukup sekian berbagi saya maaf jika ada kesalahan kritikan dari tulisan ini sangat membantu diri saya ­čśÇ

maaf ┬ájika tidak menarik. ­čśÇ

Advertisements

Peta Kehidupan

SAYA DIAJARI OLEH USTADZ ALI ZAENAL ABIDIN ustadz yang begitu arif.

masa2 SD adalah masa anak2 sudah selayaknya jika usia seperti itu lebih banyak digunakan untuk bermain,

usia SMP adalah usia pendidikan di usia tersebut kita di tuntut untuk memperbanyak ilmu pengetahuan terutama tentang Agama,

kemudian usia SMA di usia ini adalah saatnya untuk mencari pengalaman yang sebanyak-banyaknya, orang tua sudah tidak wajib untuk membiayai anak, tapi jika ada anak yang masih dibiayai berarti sungguh besar kasih sayang orang tua, bahkan jika berlanjut sampai kuliah sangat besar sekali kasih sayang orang tua kepada Anda.

usia 23 sampai 40 adalah usia produktif, silahkan menikah yang mau menikah terutama perempuan ehem ehem. yang bekerja silahkan bekerja dengan semangat mencari ridlonya, yang masih kuliah dan masih minta kepada orang tua dikurangi, bisnis-bisnis HOEEY. jangan setelah selesai kuliah masih bingung mencari kerja. malu dong sama mertua, kusus laki-laki yang wajib memberi nafkah.

sampai usia 40 tahun sampai 63. saat ini mulai dukarangi bekerjanya tingkatkan ibadahnya, ibadah-ibadah, jangan telat jama’ahnya. Amiin. Amalusholech di istiqomahkan.

jika diberi umur panjang sampai setelah 63 tahun. total keseharian-harian untuk beribadah kepada Allah. jangan sampai kita mati tidak khusnul khotimah.

kalian tahu cara seperti itu meniru siapa ? Yai itu Baginda Rosulallah saw.

sedangkan diriku saat ini yang masih 19 tahun kugunakan untuk bekerja yang dulunya juga pernah kuliah 1 thun. dan sekolah di SMK purwosari beserta mondok. (ceritanya kok mundur).

rencana kedepan sebenarnya bingung memilih antara Mondok kembali dengan Kuliah kembali. tapi yang pasti aku harus berusaha sendiri untuk biayanya, tidak boleh menggantungka kepada orang tua.

diriku ingin mondok karena ilmu ini masih cetek, sedangkan kuliah adalah bekal untuk masa depan. saya yakin keduanya tidak ada yang sia2. apakah aku ini mampu Mondok Kuliah dan Bekerja.

oleh karena itu diwaktu ini yang masih beberapa bulan ini aku harus mendirikan bisnis bersama temanku. jadi jika suatu saat saya Mondok atau Kuliah sudah tidak bergantung kembali kepada perusahan. karena sudah memiliki perusahaan sendiri. Amiin yaa rob.

setelah semua pengalaman cukup mari menikah..

JODOH ??? Aduuuuh siapa yaaaa……

setelah menikah semoga bisa berjalan seperti kehidupan Rosulallah saw. Amiin

wasallam.

Hari Raya Bagi Anak Sholech

dicritakan ada sessorang fakir, dia mempunyai anak yang soleh,
ketika datang hari raya, ternyata dia tidak memiliki uang untuk membelikan anaknya baju baru, sedangkan dia melihat anak-anak tetangganya udah memakai baju yang baru pakaian yang baru, dan anaknya dalam keadaan memakai baju sehari2nya yang dia pakai tiada henti, nangis ni orang karena tidak bisa membahagiakan buah hatinya,

ketika anaknya melihat ayahnya menangis, diadatangi ayahnya

“ayah kenapa Anda menangis ? apa yang menyebabkan Anda bersedih ?”

ayah bekata

“aku menangis karena sedih melihat kamu wahai anaku bagaimana tidak aku melihat teman2 kamu anak tetangga kita yang sebaya dengan kamu dia sudah berganti baju baru sedangkan kamu anak yang begitu patuh dengan bapak ibumu, tapi bapak tidak mampu nak untuk membelikan baju ada di hari raya ini, maafkan bapak tidak bisa membelikan baju yang membuat kamu bahagia dihari raya ini “

maka anak ini berkata

“ayah jangan kamu menangis sebab yang remeh ini ayah, hari raya bagi anakmu ini bukan karena dibelikan baju baru oleh anda, hari raya bagi aku anakmu ini kalau bapak dan ibuku ridlo kepada aku, bapak dan ibuku senang bahagia dengan aku, itu hari raya yang penting bapak ridlo ibu ridlo walaupun tidak membelikan aku baju baru, aku bisa menyenangkan bapak ibuku itu adalah hari raya untukku adapun pakaian ayah, ini adalah harta dunia yang bakal fana bakal hancur tapi ridlo Anda ridlo ibuk itu adalah harapanku yang akan menyampaikan ke surga”

Dari cerita diatas saya sangat kagum dengan tawaduknya seseorang yang seperti itu,  begitu dan ikhlas dengan keadaan dan selalu mengharap ridlo Allah